Potret Anak Jalanan
Nafas zaman busuk
hantar aku di jalanan berisik
bersanding pada debu dan terik
balutan aroma tengik
Tiada hari tanpa dawai bekas
berdendang di sudut kota lepas
mencari sesuap nasi beras
hidup selalu keras
Tadah tangan minta sedekah
dikira manusia tanpa berkah
hidupku terasa murah
dilumat kata-kata lumrah
Komentar
Posting Komentar