Sejenak Tawa


YOU ARE HANDSOME
Siswa-siswi kelas XII suatu sekolah sedang mengikuti ret-ret di Kemah Tabor, Mataloko. Dalam ret-ret ini, mereka mendapat bimbingan dari P. Patris Pa, SVD. Suatu sore P. Patris menjelaskan materi lanjutan ret-ret. “Materi kita kali ini Diriku sebagai Citra Allah.Sebagai citraNya, semua kita baik adanya. Kehadiran kita di dunia adalah representasi kehadiran Allah itu sendiri. Untuk itu, sudah sepantasnyalah kita memberikan penghargaan-penghargaan positif kepada sesama. Misalnya mengatakan kepada teman kita YOU ARE HANDSOME.”
Apa artinya Pater?” celetuk seorang siswa.
“Kau tidak tahu? Ada yang dapat memberi penjelasan?”
“Saya Pater,” sahut seorang siswa seraya mengancungkan tangan kanannya.
“Ya kamu. Silahkan”.
“Guru kami menjelaskan kata bahasa Inggris itu diterjemahkan dari belakang. Jadi, kata hand some kalau dibalik menjadi some hand. Artinya beberapa tangan.
“Kok bisa? Lalu you are handsome itu apa artinya?” tanya P. Patris lagi keheranan.
“Kamu ada karena beberapa tangan. Dan memang itu realitanya. Setiap kita ada di dunia ini karena tangan-tangan tertentu. Ada tangan ayah. Ada juga tangan ibu.


LIKE MONKEY
Pak Kojo terlihat serius. Ia sedang mengajar mata pelajaran Bahasa Inggris. Anak-anak didiknya menyimak penuh perhatian. Satu saja yang membuat ulah. Dialah Mikel. Watak siswa yang satu ini memang berbeda dari yang lainnya. Ia tak suka memperhatikan pengajaran guru. Apalagi pelajaran yang sudah ia ketahui. Ia cuek bebek.
Melihat tingkah Mikel, tekanan darah Pak Kojo sontak meninggi. Namun, Pak Kojo mencoba terus bersabar. Pak Kojo lalu mencari cara untuk menguji anak bandel yang sok tahu itu.
“Mikel, do you know monkey?” tanya Pak Kojo.
“Yes, Sir. It is the funniest animal I’ve ever seen.
“So, are you like monkey?”
“Of course Sir. It’s very cute…
Sontak Mikel kaget mendengar teman-temannya tertawa terbahak-bahak. Ia sadar dirinya salah memahami pertanyaan Pak Kojo.



BH…?
Seorang gadis masuk ke tempat penjahitan pakaian.
“Ada yang bisa saya bantu nona?” tanya si penjahit.
“Ya. Saya ingin memperbesar ukuran celana, sahut si gadis.
“Namamu siapa...?” tanya si penjahit lagi.
“Arin Bhaga, jawab si gadis datar.
“Pake Bh...?” tanya si penjahit sambil mengangkat alisnya.
“Ya...” si gadis berkata singkat.
“Ukurannya berapa?” tanya si penjahit semakin penasaran.
“32 atau 33” respon si gadis.
“WOWWWW!!!”



TURIS WANITA
Seorang turis wanita sedang berbelanja di sebuah toko pakaian. Turis ini belum lancar menggunakan bahasa Indonesia. Akan tetapi ia nekat membawa barangnya ke meja kasir. Kebetulan penjaga kasir itu seorang lelaki. Tanpa basa-basi si turis bertanya, “Berapa harga dalam celana?

Komentar